Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php on line 35

Warning: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/smksinga/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 11

Warning: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/smksinga/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 11

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/smksinga/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 19

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/smksinga/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 20

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/smksinga/public_html/konfigurasi/koneksi.php:35) in /home/smksinga/public_html/kontenweb/tema.php(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code(2) : eval()'d code(1) : eval()'d code on line 21
Tips Menghindari Penipuan Online - Berita SMK Negeri 1 Maja

.

Tips Menghindari Penipuan Online

tglpost 2014-05-19 tukangpost Asep Farid ketegori Artikel

Aksi penipuan online tidak bisa dihilangkan dengan mudah di dunia internet. Saat ini internet berbeda dengan dulu, dimana dulu itu internet dikatakan sebagai “Dunia Maya”, artinya sebuah ruang yang tidak nyata, seperti mimpi atau hayalan. Tetapi saat ini internet merupakan sebuah media komunikasi yang nyata dan tidak lepas dari etika, norma dan hukum.

Dunia internet saat ini lebih tepat dikatakan “Ruang Ke Empat” setelahnya ruang Darat, Laut dan Udara. Ada Undang-undang ITE dan ada lembaga yang mengawasi lalu lintas komunikasi di internet. Sepengetahuan saya (mungkin banyak lagi), lembaga yang mengawasi antara lain Bagian Pengawasan dan Pengaduan Cyber Crime Kepolisian RI dan Lembaga Independen Pemerintah yang di sebut IASA yang menempatkan sensor-sensor mirror dari lalu lintas internet melalui ISP di Indonesia. Hal ini dilakukan karena dunia internasional banyak mengecam aksi hacker, cracking dan penipuan online yang dilakukan oleh bangsa kita dahulu sebelum adanya lembaga yang mengawasi tersebut.

Dampaknya bukan hal positif melainkan sorotan negatif dari dunia internasional terhadap bangsa indonesia. Contoh kecil nya misalnya ketika kita ingin membeli sebuah barang di ebay.com (lokasi di USA) tidak tercantum nama Indonesia dalam List pengiriman toko mereka. Dengan kata lain mereka tidak mau menjual barangnya ke Indonesia padahal produk yang dijual disana adalah produk asli, berkualitas bagus dengan harga lebih murah dari yang sudah beredar di pasar nasional, dan berbeda dengan produk buatan Cina.

Contoh lain dari yang pernah saya dengar adalah Indonesia tidak dibolehkan menjual minyak ke luar negeri oleh APEC sebelum adanya lembaga yang mengawasi lalu lintas dan tindakan yang dilakukan orang-orang di dalamnya.

Berbeda dengan Hacker, karena hacker ada “Ethical Hacker” penipuan online tidak dapat di toleransi karena sangat merugikan terhadap korban dan korbannya merupakan individu yang kurang memahami keamanan dalam menggunakan internet.

Aksi penipuan online banyak dilakukan di b3rn1..g...com, T..k.. B4g..s.com, forum Jual Beli K@sku5.co.id atau FJB lainnya, melalui blog/website gratisan atau website yang tidak memerlukan persyaratan identitas apapun dalam pembuatannya sehingga dapat dengan mudah dibuat tanpa membayar dan mudah ditinggalkan begitu saja pemiliknya.

Berikut sedikit tips untuk berhati-hati menghindari penipuan online :

  1. Boleh penasaran dengan barang murah tetapi jangan langsung tergiur apalagi langsung mengirimkan uang.
  2. Usahakan menggunakan REKBER (Rekening Bersama) atau istilah lainnya ESSCROW apalagi untuk transaksi dengan jumlah uang yang tidak sedikit.
  3. Gunakan cara Transaksi COD (Cash on delivery) jika memungkinkan.
  4. Jika iklan ada pada blog atau website, telusuri terlebih dahulu whois record nya, peringkat alexa, page rank. Kapan blog/web tersebut dibuat dan kapan pula berakhirnya sewa domain tersebut. Cara cek whois dapat dilihat disini.
  5. Lakukan pencarian di berbagai search engine dengan kata kunci nama orang, nomor rekening, nomor handphone yang digunakan untuk transaksi dan ditambahkan kata kunci “Penipu” atau “tipu” atau “ipu”.

 

Sebuah website toko online yang sudah berdiri lama kecil kemungkinannya melakukan aksi penipuan dalam kurun waktu ber tahun-tahun, atau sebuah website dengan domain id yang memerlukan persyaratan khusus dalam pembuatannya juga kecil kemungkinannya digunakan untuk aksi penipuan online walaupun tidak menjadi sebuah kepastian.

Mudah-mudahan bermanfaat, itulah tips sederhana menghindari penipuan online berdasarkan pengalaman saya, dari berbagai sumber di internet dan materi “Security” sub bab “Social Engineering” yang pernah saya dalami di sekolah SMP dulu, :-)

 

Oleh : Budi Priatna, S.Kom, MT.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya

YOUR ADS HERE.... 250px
CODE SUBSCRIBE VIA EMAIL HERE...

Silahkan Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.roomantik.com
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini